Mengapa Membuat Batasan Diri Dalam Hubungan Sangatlah Penting?

pexels-photo-322458

Sebuah hubungan asmara yang sukses tidak hanya butuh cinta. Kamu dan pasangan juga butuh respek, saling menghargai, dan memahami satu sama lain dalam hal apapun. Selain itu, kamu dan pasangan juga tetap harus menjaga keutuhan diri dengan menyayangi diri sendiri dan membuat batasan diri.

Membuat batasan diri tidak akan menciptakan pemisah di antara kalian. Justru batasan diri adalah sesuatu yang wajib dimiliki setiap orang sebagai individu. Meskipun si dia sudah menjadi pasanganmu, dia tetap harus menghormati batasan diri kamu. Agar kamu lebih paham, berikut ini adalah alasan pasangan harus menghormati privasi dan batas diri kamu, apapun yang terjadi.

1. Pasangan yang Mengabaikan dan Melanggar Batasan Diri Kamu Bukanlah Pasangan Dewasa yang Bisa Diajak Bekerja Sama

StockSnap_3VA23UFD58via Stocksnap

Jika pasangan benar-benar dewasa serta menyayangimu dan peduli padamu, dia pasti menghormati batasan diri kamu. Sedangkan, pasangan bocah hanya akan melanggarnya dengan anggapan memiliki batasan diri bukanlah tanda cinta. Namun, dia salah. Artinya dia memaksa kamu untuk memenuhi kebutuhannya tanpa menghargai kamu sama sekali.

Itulah sebabnya, mengecek ponsel pasangan adalah pelanggaran privasi. Mencari-cari pasangan saat dia ingin sendiri sangatlah tidak sopan. Kamu tetap butuh ruang gerak untuk menjaga identitas diri.

2. Menegaskan Batasan Dirimu Sangatlah Penting Untuk Kesehatan Hubungan, Meski Pada Awalnya Ketegasanmu Akan Menyakiti Pasangan

StockSnap_A7VSA5IYOFvia Stocksnap

Orang yang mudah diinjak-injak adalah orang yang tidak enak hati saat hendak menegaskan batasan dirinya pada orang lain. Pasangan yang tidak memahami batasan dirimu pasti akan tersakiti. Namun, pada akhirnya ketegasanmu akan memberi kesempatan untuk jadi lebih mandiri dan berkembang. Lebih baik menyakiti pasangan sementara waktu daripada hubungan kalian jadi korbannya.

3. Ketika Pasangan Melanggar Batasanmu, Hanya Kamulah yang Berhak Menegur Dia

pexels-photo-248016via Pexels

Akan ada saatnya pasangan melanggar batasan dirimu, baik disengaja atau tidak. Sudah menjadi tugasmulah untuk menegur dia. Jika dia bukan pasangan yang baik, dia tidak akan segan-segan merusak batasanmu sampai kamu tersakiti demi kenyamanannya. Di saat itulah, kamu tidak punya pilihan lain kecuali membela diri. Hanya kamu yang tahu sejauh mana batasan dirimu, sehingga hanya kamulah yang berhak menegaskan dan menegur dia ketika dia melanggarnya.

4. Saat Kamu Menegaskan Batasan Dirimu, Pasangan Tidak Punya Pilihan Lain Kecuali Mengikutinya

restaurant-person-woman-coffeevia Pexels

Misalnya, kamu tidak mau berhubungan badan dengan pasangan sebelum menikah, kamu tidak akan menerima ajakan tidurnya selama masih pacaran. Kalau kamu tidak mau berbicara dengan pasangan pada jam kerja, kamu tidak akan merespons pesan atau teleponnya di kantor, apapun alasannya.

Content continue below...

Jika kamu terus menegaskan batasan dirimu, suka atau tidak suka, pasangan akan memahami dan menuruti batasanmu. Jika dia tidak bisa melakukannya, sudah jelas dia bukan pasangan yang terbaik untukmu.

5. Meski Kamu Melakukan Ini Demi yang Terbaik Untuk Hubungan, Ada Saatnya Kamu Merasa Iba Melihat Pasangan Tersakiti Oleh Batasan yang Sudah Kamu Buat

pexels-photo-202691via Pexels

Mungkin kamu akan merasa kasihan melihat pasangan kecewa ketika keinginannya tidak dipenuhi olehmu. Karena itulah, kamu akan tergoda untuk mengabaikan batasan yang sudah kamu buat demi melihat pasangan tersenyum kembali.

Namun, kamu tetap harus tegar. Ingatlah bahwa kamu melakukan semua ini demi kebaikan hubungan. Bahwa jika kamu tidak melakukannya, kamu dan pasangan akan sama-sama menderita nantinya.

6. Lebih Baik Tolak Keinginan Pasangan Daripada Tersakiti Karena Menurutinya

StockSnap_C2PM96LSJLvia Stocksnap

Orang yang senang melanggar batasan orang lain tidak menganggap kata ‘tidak’ sebagai penolakan atau peringatan untuk tidak melanggar batasanmu. Dia malah menganggapnya sebagai tantangan untuk bersikap lebih agresif dan memanipulasimu untuk mendapatkan keinginannya.

Kata ‘tidak’ memang bisa menyakiti pasangan, tetapi bisa menyelamatkanmu untuk tersakiti lebih jauh lagi. Ketegasanmu bisa menjadi peringatan kamu tidak akan segan-segan meninggalkan hubungan kalau dia masih bersikap tidak sopan padamu.

7. Hubungan yang Tidak Memiliki Batasan Adalah Parasit, Bukan Cinta

StockSnap_0BJHJZTG7Dvia Stocksnap

Terus menuruti keinginan pasangan tanpa mempedulikan dirimu malah membuat pasangan makin leluasa menginjak-injakmu. Kamu membiarkan dia bergantung padamu secara emosional, sehingga hubungan yang awalnya membahagiakan kini menjadi parasit yang merusak diri kamu. Sehingga tidak usah diragukan lagi, menegaskan batasan dirimu pada pasangan memang menyakitkan untuk sementara waktu, namun efek positifnya bisa kamu rasakan dalam jangka panjang.

Share Your Thoughts