Pria Wajib Tegas dalam Sebuah Hubungan

tegas

Guys, percaya nggak jika tingkah laku pacar kamu yang ngeselin bisa saja karena sikap kamu juga. Maksud saya di sini bukan berarti menyalahkan sepenuhnya pada pria. Namun, kalau kamu pria yang bisa tegas dengan si pacar selama ini atau kamu pria yang selalu menemukan solusi dengan dewasa saat pacar kamu ngambek nggak jelas, berarti kamu nggak masuk ke dalam kriteria pria seperti itu.

Karena saya masih menemukan banyak pria yang bersikap kekanak-kanakan saat si wanita sedang bertingkah layaknya anak kecil. Masih banyak pria yang nggak bisa menempatkan posisinya sebagai pemimpin dalam sebuah hubungan. Hal ini sangat terasa jika kamu terlalu SERING bertanya,

Kita mau makan di mana sayang?” yang jawabannya selalu,

Terserah.” Dan nggak jarang hanya karena masalah sepele seperti itu kamu dan pacar bisa bertengkar kecil. Kalau kamu adalah pria seperti itu, maka kamu belum berhasil menjadi pemimpin. Karena seharusnya pria bisa “mengarahkan” dalam hubungan kalian.

Kamu tahu kalau kamu bertanya seperti itu akan membuat kalian bertengkar dan tahu jawaban si dia, masa iya harus kamu tanyakan hal itu berulang kali? Karena bagaimanapun wanita tetap ingin pria lebih sering memutuskan banyak hal dalam hubungan kalian, kecuali jika pacar kamu adalah wanita yang egois. Dan seegois apapun pacar kalian (jika masih tetap ngotot untuk memacarinya), kamu sebagai pria harus tetap menjadi pemimpin bukan menjadi pengikut. Kalau selama ini kamu menjadi pengikut wajar jika pacar kamu bisa seenaknya sama kamu.

Tak hanya itu, kebanyakan juga pria yang bersikap tak tegas dengan semua sikap jelek pacarnya. Nggak jarang kamu memaafkan saat si dia bersikap nyebelin. Nggak jarang kamu melupakan saat dia mulai merendahkan kamu. Dan sayangnya kamu nggak pernah bisa tegas dengan apa yang membuat kamu kesal dengan sikapnya.

Content continue below...

Yang lebih parahnya, saat pacar mulai drama, bukannya menenangkan dia kamu malah ikut-ikutan drama dan kebawa emosi. Dan nggak jarang saat kamu melakukan kesalahan, kamu malah menangis memohon dengan si dia bukan malah meminta maaf dan bersikap layaknya orang dewasa saat melakukan kesalahan.

Guys, saya tahu jika lelaki juga memiliki perasaan. Namun, kebanyakan wanita lebih senang jika pasangannya bisa lebih tegas bukan menye-menye seperti itu. Karena kamulah pemimpin hubungan ini dan kamu sebaik mungkin untuk tidak bersikap seperti itu.

Jika kamu yang pria saja yang lebih bisa berpikir saat ada masalah saja menangis, apalagi pacar kamu yang wanita? Jika kamu saja drama, apalagi pacar kamu? Karena saat menjalin hubungan, beberapa wanita akan melihat bagaimana sikap pacarnya yang dia anggap menjadi pemimpin dia. Kalau kamu menjadi anak kecil, jangan kaget kalau pacar kamu juga seperti itu kan? Apalagi jika kamu selalu menjawab “Terserah kamu aja” saat pacar kamu meminta pendapat  saat kalian sedang ada masalah, makanya si wanita juga akan lebih sering melakukan hal serupa. Logikanya sesederhana itu.

Makanya saat pacar kamu sedang menyebalkan, coba kamu ingat-ingat lagi, bagaimana kamu menanamkan pikiran ke kepala pacar kamu. jangan-jangan sikapnya saat ini adalah hasil yang kamu perbuat sebelumnya.

Nah, kamu sudah berhasil jadi pemimpin? Jika belum baca artikel “3 Cara Menjadi Pria Pemimpin”.

Share Your Thoughts