6 Resep Merawat Diri Sendiri yang Sering Disalahartikan

Merawat Diri Sendiri Kelas Cinta

Dalam Kelas Cinta, selalu ditekankan bahwa untuk bisa menyayangi orang lain dengan sehat, kamu harus bisa menyayangi dan merawat diri sendiri terlebih dulu. Merawat diri sendiri sangat membantu kamu mencari tahu siapa diri kamu yang sebenarnya, sehingga kamu bisa jadi diri sendiri yang terbaik.

Namun, sebagaimana dengan hal lainnya, merawat diri sendiri secara berlebihan tidaklah baik. Akibatnya, kamu akan menjadi egois dan destruktif pada diri sendiri serta orang lain. Banyak orang yang bersikap angkuh, abusive dan ingin menang sendiri sebagai alasan untuk menyayangi diri sendiri.

Oleh karena itu, berikut ini adalah konsep merawat diri sendiri yang sering disalahartikan banyak orang serta cara membedakan merawat diri sendiri yang sebenarnya.

1. Merawat Diri Sendiri Haruslah Eksklusif

aziz-acharki-242017
via Unsplash

Kebahagiaan yang sesungguhnya bukan berasal dari hal-hal eksklusif yang harus kamu dapatkan, seperti diterima gebetan impian, mendapat kenaikan jabatan, dan menjadi keren setiap saat. Tidak, kamu tidak perlu menunggu apapun untuk mulai menyayangi diri sendiri. Merawat diri sendiri harus dimulai dari sekarang dengan mengetahui kapan harus beristirahat, evaluasi diri, dan kapan harus berhenti mengejar sesuatu yang memang tidak baik buatmu.

2. Kamu Boleh Melarikan Diri Dari Masalah Karena Tidak Ingin Menyakiti Diri Sendiri

ilya-yakover-251720
via Unsplash

Kabur dari masalah dengan alasan ingin menyayangi diri sendiri bukanlah sikap yang benar. Enggan memperbaiki masalah dan memutuskan untuk kabur begitu saja adalah sikap kekanakan dan egois. Jika kamu merasa berhak mendapatkan yang lebih baik, perbaikilah situasi yang salah tersebut, jangan langsung kabur begitu saja.

3. Menyayangi Diri Sendiri Berarti Kamu Boleh Menyalahkan Orang Lain Atas Kemalangan yang Menimpa Dirimu

i-m-priscilla-216788
via Unsplash

Menyayangi dan merawat diri sendiri berarti kamu bertanggungjawab atas pilihan dan perbuatanmu. Kamulah yang bertanggungjawab atas kesehatan dirimu. Kamu jugalah yang bertanggungjawab mengejar impian dan harapanmu sendiri. Tidak semua orang akan menerima visi misi kamu, tetapi begitu kamu melakukan pengorbanan dan keputusan besar, ketahuilah bahwa kamulah yang akan menanggung seluruh konsekuensinya, bukan orang lain.

Content continue below...

4. Merawat Diri Adalah Pekerjaan yang Bisa Kamu Lakukan Satu Kali Saja Seumur Hidup

aziz-acharki-263327
via Unsplash

Hidup itu susah. Selama kamu hidup, kamu akan menemukan kesulitan, tantangan, dan cobaan yang selalu menguji kualitas dirimu. Merawat diri sendiri adalah belajar bertanggungjawab atas segala hal yang terjadi di sekitarmu, meski kamu rasanya ingin kabur saja. Hidup tidak selamanya membahagiakan, ada kalanya kamu dituntut untuk bertahan dan terus berjuang.

5. Cara Kamu Menyayangi Diri Sendiri Perlu Pembenaran Dari Orang Lain

aziz-acharki-260575
via Unsplash

Menyayangi diri sendiri juga butuh integritas, yakni tetap merawat diri sendiri meski tidak ada orang lain yang melihatmu. Kalau kamu terus membutuhkan validasi dan pembenaran dari orang lain tentang prinsip yang kamu pegang serta caramu hidup, artinya kamu tidak benar-benar hidup untuk diri sendiri. Kamu hanya ingin orang lain melihat topengmu, bukan dirimu yang sebenarnya.

6. Menyayangi Diri Sendiri Berarti Kamu Harus Menyenangkan Semua Orang

enis-yavuz-259476
via Unsplash

Salah. Merawat diri sendiri tidak membuatmu lepas dari penilaian orang lain terhadapmu. Meski kamu tetap harus bersikap tulus dan memberikan yang terbaik pada orang lain, kamu juga harus sanggup menerima dan mengakui kekurangan kamu sendiri. Kepercayaan diri bukan berarti menganggap semua orang akan menyukaimu, melainkan kamu tetap tegar meski ada orang lain yang tidak menyukaimu.

Ingat, kamu tidak harus menyenangkan orang lain, dan kamu tidak bertanggungjawab atas perasaan mereka terhadapmu. Akan tetapi, reaksi kamu dalam menanggapi mereka adalah refleksi diri kamu.

Share Your Thoughts