Jangan Lakukan 11 Sikap Menye-Menye Ini Kalau Ingin Cepat Punya Suami

kseniya-petukhova-247103

Seperti yang sudah disebutkan, kamu harus jadi wanita cerdas berkualitas kalau ingin punya suami berkualitas. Kalau kehidupan asmaramu terasa tidak beres dan itu-itu saja, tandanya kamu harus merenungkan diri dan introspeksi. Cari tahu apa yang baik dan tidak baik buatmu, upgrade diri, dan yang paling penting, menyingkirkan sikap menye-menye yang dapat membuatmu sulit menjadi wanita berkualitas.

Namun, kamu mungkin bingung sikap menye-menye seperti apa yang harus kamu singkirkan. Terkadang, kamu sendiri juga tidak sadar telah melakukan kesalahan saat berhubungan dengan pria yang kamu suka, bukan? Atau kamu terjebak dalam mindset yang menyulitkan dirimu untuk berubah dan meningkatkan kualitas dirimu. Tenang saja, meski kamu menemui kesulitan atau takut melakukan kesalahan, kamu masih bisa mendapatkan hubungan yang sehat dengan pasangan impianmu asal kamu pantang melakukan 11 sikap menye-menye ini!

1. Masih Belum Move On dari Hubungan Masa Lalu

photo-1437634309345-22b02c1ae995via Unsplash

Kalau kamu ingin cepat punya pasangan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah move on dan membuang semua kenangan dari masa lalu kamu. Meski sulit untuk dilakukan, sadarlah bahwa terus berkutat di masa lalu tidak akan mempermudah langkahmu saat ini dan masa depanmu. Yang terjadi biarlah terjadi, fokus saja memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

2. Mempermainkan Orang Lain

photo-1440504738219-a74a11143d50via Unsplash

Misalnya, kamu sudah punya gebetan dan kamu mau dia menjadi pasanganmu, tahan dirimu untuk tidak mempermainkan si dia. Kode-kodean, jaim, jual mahal, silent treatment dan sejenisnya are huge no-no for you. Cegah sekarang juga daripada sikapmu mendatangkan masalah. Meski kamu mendengar banyak saran seperti ini dari temanmu, kamu tidak perlu mendengarkan mereka.

3. Mengubah Dirimu Untuk Orang Lain

Processed with VSCOcam with m3 presetvia Unsplash

Kalau kamu ingin melakukan hal baru, melakukan upgrade diri, dan lainnya, silakan saja. Tetapi, jangan sampai kamu melakukannya demi menyenangkan hati orang lain. Demikian juga dengan mengubah kepribadianmu dan apa yang kamu suka. Pada akhirnya, kebohonganmu akan ketahuan juga. Apakah kamu mau membangun hubungan dengan kebohongan? Tentu tidak.

4. Mengurung Diri di Rumah Tanpa Melakukan Apapun

Processed with VSCOcam with f2 presetvia Unsplash

Tidak apa-apa menjadi anak rumahan, tetapi kalau kamu ingin dapat pasangan terbaik, kamu harus berani pergi keluar dan mencari si dia! Bagaimana caranya? Tanyakan dirimu sendiri, apa motivasimu? Apa minatmu? Seperti apa tempat-tempat yang menurutmu cocok untuk menemui orang-orang yang sesuai dengan dirimu? Semakin banyak kenalan yang satu minat denganmu, makin besar juga kesempatanmu bertemu si dia.

5. Menolak Kencan Buta

photo-1445366526762-3646e5bf3bebvia Unsplash

Misalnya, temanmu mengenalkanmu dengan seorang pria. Tetapi, kamu menolak pria itu karena tipenya “nggak kamu banget”. Kamu tidak diwajibkan menerima semua ajakan kencan pria, Ladies. Tetapi, kamu juga tidak boleh terlalu pemilih. Tidak ada salahnya kamu memberikan si dia kesempatan sekali saja. Tetaplah bersikap ramah pada siapa saja, dan jika dia memang terbukti tidak cocok buatmu, barulah kamu menolak si dia.

6. Menganggap Kencan Online Tidak Cocok Buatmu

photo-1455904254851-58c6069237f7via Unsplash

Content continue below...

Kalau menurutmu kencan online bukanlah cara yang baik untuk berkenalan dengan orang lain, kamu salah. Anggap saja kamu mencari kenalan baru di internet untuk mendapat teman baru dan memperluas koneksi. Selain itu, banyak juga pasangan bahagia dan sukses bertemu di kencan online. Lagipula, tidak ada salahnya mencoba sesekali, siapa tahu kamu akan bertemu orang yang tepat untukmu.

7. Enggan Keluar Dari Zona Nyaman Kamu

photo-1432563491239-ba8bb919518evia Unsplash

Saatnya melakukan perubahan. Keluar dari zona nyaman bisa dilakukan dalam berbagai bentuk. Mencoba restoran baru, kencan dengan pria yang tidak sesuai tipemu, nongkrong dengan teman-teman baru, dan masih banyak lagi. Kenapa? Karena kamu tidak akan bertemu pria idamanmu di zona nyamanmu. Setiap penolakan terhadap hal baru yang menghampirimu, hilang juga kesempatan bertemu pasangan idaman.

8. Tidak Mencintai Diri Sendiri

OLYMPUS DIGITAL CAMERAvia Unsplash

Percayalah, tidak percaya diri dan kurang mencintai diri sendiri bisa merusak segala hubungan yang kamu jalin. Kalau kamu tidak bisa sayang diri sendiri, bagaimana bisa kamu menyayangi orang lain? Kamu akan menggunakan pasangan untuk menutupi insecurity kamu. Pastikan kehidupanmu sudah memuaskan sebelum kamu siap memiliki pasangan.

9. Mengabaikan Emosi yang Kamu Rasakan

photo-1428069940893-209d71f133cfvia Unsplash

Kalau kamu belum bisa memahami diri sendiri luar dan dalam, memanajemen emosi serta mencari tahu cara terbaik untuk menghadapinya, kamu tidak akan pernah bisa menjadi pasangan yang baik untuk pria yang kamu suka. Risikonya, kamu akan menjadi pasangan yang dependen secara emosional.

10. Membiarkan Orang Lain Menginjak-injak Dirimu

Processed with VSCOcam with hb1 presetvia Unsplash

Karena takut sendirian, kamu membiarkan pria mana pun jadi pasanganmu, meski dia bukan orang yang baik untukmu. Karena ketakutan itulah, kamu jadi memaafkan kesalahan dan perlakuan kasarnya terhadapmu. Kalau kamu tidak segera menyelamatkan diri sendiri, kamu tidak akan pernah bisa menemukan pria yang baik buatmu.

11. Mengharapkan Kehidupan Cinta Seperti di Film atau Drama

photo-1459501462159-97d5bded1416via Unsplash

Sebagian wanita mengharapkan bisa mendapatkan pasangan atau kisah cinta yang sama seperti film atau drama yang mereka tonton. Kalau si dia tidak sesuai ekspektasi kamu, kamu langsung meninggalkan dia tanpa ragu. Berhubung kisah cinta film atau drama adalah cerita fiksi atau sudah dilebih-lebihkan, ekspektasi kamu bakal mengubahmu jadi delusional, Ladies. Buatlah kriteria yang lebih realistis dan sesuai dengan kualitas dirimu. Hubungan sukses dan romantis tidak terjadi begitu saja seperti di film, melainkan dengan usaha, kenyamanan, dan respek dari satu sama lain.

Share Your Thoughts