Have Fun Artinya? Bagaimana Ini Bikin Masalah Hubungan?

Home Articles Have Fun Artinya? Bagaimana Ini Bikin Masalah Hubungan?
Share the knowledge!

Secara sederhana, have fun artinya “Selamat bersenang-senang.” Ini wajar diucapkan ke pasangan kalau dia mau pergi bersenang-senang sendirian atau bareng teman-temannya.

Tapi ucapan sederhana ini bisa bikin masalah kalau salah satu pihak gak bisa berterus terang soal perasaannya dan malah bikin pasangannya salah tangkap. 

Bagaimana bisa?

Contohnya:

Meskipun Falla dan Bisma sudah pacaran selama tiga bulan, bukan berarti mereka sudah mengenal satu sama lain. Apalagi karena Falla sering berbohong menutupi perasaannya. Mengatakan baik-baik saja dan “have fun” dengan hubungan ini, meskipun kenyataannya berlawanan.

Suatu hari, Bisma memberi kabar kalau dua hari lagi, dia bersama teman-temannya akan traveling ke luar kota hampir satu minggu. Niatnya memang hanya untuk liburan sekaligus bertemu dengan teman yang dia kenal di dunia maya.

Sebenarnya Bisma ingin kehadiran Falla, hanya saja saat itu Falla tidak mendapatkan izin karena sibuk dengan skripsinya. Maka di hari H sebelum pergi, Bisma menelepon Falla untuk minta izin dan memberi kabar. Obrolan yang singkat buat Falla, tetapi bagi Bisma obrolan itu membuat dia tenang.

Falla bilang, “have fun ya, sayang.”

Selama Bisma pergi, Falla berjanji untuk segera menyelesaikan skripsinya agar setelah pulang mereka bisa traveling berdua. Itu yang terucap di bibir Falla. Makanya, Bisma merasa tenang meninggalkan Falla—bahkan sampai diizinkan untuk bersenang-senang di sana.

Namun, begitu pulang dan bertemu, Falla malah diam seribu bahasa. Tak ada pelukan, apalagi ciuman. Bisma tahu kalau ada yang tidak beres. Begitu ditanya, jawab Falla hanya tiga kata: Nggak apa-apa. Bahkan hingga pertanyaan ketiga jawabannya tetap sama.

“Kamu fun banget, ya di sana?” Falla akhirnya mulai “berperang”.

“Iya, kan kamu sendiri yang nyuruh kemarin.”

“Kapan?”

“Kan kamu bilang have fun ya, sayang. Inget nggak?”

“Iya, tapi harusnya kamu tau dong yang aku maksud.”

“Have fun” artinya dalam pikiran Falla:

Iya, gue emang bilang have fun, tapi harusnya dia ngerti kalau dia justru harus nunjukin kalau dia nggak bisa seneng-seneng kalau nggak sama gue. Ini malah dia asyik banget di sana. Sharing foto setiap hari. Ngasih tau aktivitas di sana. Bisa ya seneng-seneng tanpa gue. Lagian nggak mungkin dong kalau gue ngelarang dia. Kesannya gue ketergantungan banget sama dia. Makanya mending bilang have fun deh. Eh tapi  fun beneran.

“Have fun” artinya di pikiran Bisma:

Have fun? Pasti sayang karena itu yang aku butuhin.

Jauh berbeda bukan? Nah, ini yang bikin mereka bertengkar cuma karena salah tangkap. 

Masalah Bisma dan Falla kayaknya menghampir hampir di semua orang ya?


Baca artikel lain:


Cuma Ngomong “Have fun?” Hei Pria Bukan Makhluk Kode-kodean!

pacarmu bukan dukun, jadi dia gak bakal paham kemauanmu kalau kamu cuma ngomong "Have fun ya!"

Kalau itu terjadi sama kamu, maaf Ladies kalau saya masih menyalahkan kamu.

Mengapa?

Pasalnya, pria nggak pernah kenal sama yang namanya basa-basi. Nggak tahu apa itu kode-kodean. Apa yang kamu ucapin, itulah yang dia tangkap.

Kalau kamu bilang nggak apa-apa berarti kamu memang baik-baik saja. Kalau kamu bilang have fun artinya kamu memang baik hati karena menyuruh dia untuk bersenang-senang. Sesederhana itu. 

Nah, seringkali pasangan bertengkar karena komunikasi yang buruk itu. Wanita pikir pria pasti langsung mengerti isi pikirannya, padahal pria bukan dukun yang bisa baca pikiran orang. Kamu harus terang-terangan bilang yang kamu rasakan dan mau ke pasangan.

Kalau kamu pesan makanan di restoran, kamu pasti ngucapin makanan yang kamu mau ke pelayan. Kalau ada bumbu yang gak kamu suka, misalnya cabe, kamu pasti bilang “Jangan pakai cabe.” Kamu gak asal pesan makanan dan berharap pelayan mengerti kalau kamu gak suka cabe. 

Kalau ke orang lain saja kamu lebih jujur, kenapa kamu gak terapin ke pasangan?

Sebenarnya kamu pun juga demikian. Kamu gak tahu isi pikiran orang, jadi apa yang diucapkan orang pun maka itu yang kamu tangkap. Kalau ada teman yang bilang “Oke have fun ya”, kamu pasti mikir dia memang ingin kamu bersenang-senang, bukan mikir ada maksud lain diucapannya. 

Makanya, sebagai Lovable Lady, yuk kita ubah kebiasaan ini. Kalau memang ingin pasangan kamu senang-senang, maka katakan hal itu dengan tulus, tanpa ada maksud lain, tanpa ada masalah saat dia pulang ke rumah.


Baca artikel lain:


Berlatih Ungkapin Perasaan Sejujurnya Ke Pasangan, Jangan Cuma Bilang “Have Fun”!

daripada bilang "Have fun" tapi hati ngedumel, mendingan jujur bilang apa yang kamu mau ke pasangan

Memang sih sebagai wanita masih saja ngarep untuk diperhatiin di sela-sela aktivitas dia. Nggak masalah selama pasangan kamu tidak keberatan. Namun, kalau dia gak bisa beri perhatian di waktu tertentu, maka maklumi. Pasalnya aktivitas dia bukan melulu tentang kamu.

Daripada cuma bilang “Have fun ya!” sambil memendam dongkol, mendingan bilang:

“Have fun ya sayang, tapi kalau lagi nggak ngobrol sama temen hubungi aku ya. Kan, aku kangen.”

Percaya deh, dengan bicara seperti itu justru pasangan kamu malah makin sayang. Dia menganggap kalau kamu wanita supportif karena kalian berdua sama-sama mendukung aktivitas masing-masing.

Kalau kamu merasa keberatan, bilang:

“Aku sebenernya keberatan kalau kamu jalan sama mereka. Karena aku (isi keberatanmu di sini):

Pikiranmu jadi lebih lega dan pasangan pun tahu apa yang kamu rasakan. Sama-sama enak kan?


Baca artikel lain:


Bagaimana Kalau Pasangan Malah Jengkel Karena Kamu Jujur?

Bertengkar itu pasti, tapi ada cara biar bertengkar malah bikin kalian semakin mengerti satu sama lain

Memang gak semua pria menerima begitu saja ketika pasangannya ngomong jujur soal perasaannya. Dia bisa saja kesal karena merasa gak enak karena kamu keberatan dia pergi bareng teman-temannya, lalu kalian malah bertengkar. 

Pertengkaran ini biasanya karena dia pun ada memendam kekesalan. Mungkin selama ini dia sudah kerja keras dan ketika ada kesempatan untuk have fun, kamu malah keberatan dan bikin perasaannya gak enak. Mungkin juga selama ini dia merasa sudah memberikan banyak perhatian ke kamu dan merasa gak ada salahnya have fun untuk diri sendiri. Mungkin ini, mungkin itu, banyak faktornya. 

Jika bertengkar, maka jangan membantah dulu apa pun kekesalannya. Dia sedang “meledak”. Kalau kamu bantah, maka dia akan semakin MELEDAK!

Ulangi semua keluhannya di pikiran kamu. Kamu akan mengerti keluhannya dan menghentikan keinginan untuk membantahnya. Kalau dia sudah berhenti menjelaskannya, giliran kamu untuk menjelaskan perasaan kamu. Bedanya, nadamu gak meninggi karena kamu sudah memahami perasaan pasangan. Penjelasanmu jadi lebih tenang dan gampang masuk ke pikiran pasangan.

Kalian jadi sama-sama mengerti perasaan satu sama lain. Malah jadi semakin dekat setelah bertengkar. 

Bagaimana kalau kamu sudah menerapkan cara di atas, tapi pasangan masih sulit mengerti yang kamu? Maka kamu dan pasangan perlu belajar bagaimana cara berdiskusi yang sehat ketika konflik dari pakar romansa yang sudah berpengalaman membantu banyak pasangan di Indonesia selama lebih dari lima belas tahun. 

Coach Lex DePraxis , Coach Kei Savourie, dan Coach Jet Veetlev akan membimbing kamu dan pasangan supaya mengerti cara mengatasi konflik hubungan dan menciptakan kehangatan hubungan kembali lewat KC STAR; online course dari Kelas Cinta yang berisi ratusan video solusi semua permasalahan hubungan kamu dengan pasangan. 

Klik LINK di bawah untuk mengakses KC STAR!

KC STAR

belajar menjalin hubungan yang harmonis di KC STAR

Oke Ladies, belajar lebih terbuka ke pasangan ya!

Share the knowledge!