7 Pertanyaan yang Harus Dijawab Saat Kamu Ingin Serius Dengan Pasangan

Hubungan Serius Kelas Cinta

Untuk kamu dan pasangan yang saat ini hanya menjalani hubungan secara kasual, pasti pernah terpikir untuk menjalaninya lebih serius lagi. Di sisi lain, apabila kamu dan pasangan sudah menjalani hubungan serius selama beberapa waktu, pasti ingin tahu apakah kalian siap melanjutkan hubungan ke tahap berikutnya.

Akan tetapi, kamu menemui keraguan. Siapkah kalian untuk menjalani hubungan ke arah yang lebih serius? Mungkin kamu ingin mengutarakan keseriusanmu pada pasangan, tetapi kamu gugup dan tidak tahu harus memulai dari mana. Kira-kira pertanyaan seperti apa yang bisa kamu tanyakan saat kamu ingin punya hubungan serius dengan pasangan? Berikut ini adalah beberapa contohnya.

1. “Apa yang Kamu Harapkan Dari Hubungan Kita?”

lnooj55xwfw-alvin-mahmudovvia Unsplash

Banyak alasan orang terlibat dalam relationship. Untuk bersenang-senang, memuaskan nafsu, mendapatkan dukungan emosional, ingin memiliki komitmen yang serius dalam hidup, dan lain sebagainya. Sebelum kamu ingin lanjut lebih jauh dengan pasangan, tanyakan padanya lebih dulu tujuan dia menjalin hubungan denganmu.

Menikah tidak selalu menjadi tujuan utama dalam relationship. Namun, kamu tetap harus memiliki tujuan yang searah bersama pasangan. Jika tidak segera dipastikan, salah satu dari kalian akan tersakiti nantinya.

2. “Apa Pendapat Kamu Soal Pernikahan?”

5uw9rtu5xzq-taylor-l-spurgeonvia Unsplash

Kamu dan pasangan ingin menikah di masa depan, tetapi sudahkah visi misi pernikahan kalian searah? Apakah pasangan ingin punya anak atau tidak? Apakah kamu tetap ingin tinggal di kota sedangkan pasangan ingin pindah ke luar kota bersamamu? Dapatkah kamu mempertahankan pekerjaanmu setelah menikah dan berkeluarga nanti? Jangan tunggu sampai berumahtangga terlebih dulu untuk membicarakan soal ini.

3. “Apa Saja Target Karir Kamu?”

OLYMPUS DIGITAL CAMERAvia Pexels

Punya pasangan yang sama sekali tidak punya ambisi hidup tidak akan berdampak sehat dalam hubungan. Tanyakan pada pasangan target karirnya di masa depan, lalu sesuaikan dengan target karir kamu. Jika ada bentrok, temukan cara untuk berkompromi agar tidak tercipta konflik dan kekecewaan di masa depan. Pastikan tujuan karir kamu sudah cukup jelas sebelum kamu berkomitmen serius dengan pasangan.

4. “Bagaimana Caramu Mengelola Keuangan?”

Gift Present Celebrate Party Wrapped Simple Conceptvia Pexels

Content continue below...

Jika kamu sudah cukup lama berhubungan dengan pasangan, pasti kamu sudah tahu tabiatnya dengan keuangan. Jika dia punya simpanan uang atau hutang, kamu berhak untuk tahu jika kamu ingin lebih serius dengannya. Kamu dan pasangan juga perlu membagi rencana finansial masing-masing. Mengapa urusan keuangan perlu dibicarakan secara blak-blakan?

Karena suami-istri sangat sering bertengkar soal keuangan, sehingga sangatlah perlu dicegah dengan membahas finansial masing-masing jauh-jauh hari sebelum menikah.

5. “Apa Kamu Mau Punya Anak?”

pexels-photo-188934via Pexels

Pada zaman milennial ini, banyak pasangan yang enggan memiliki anak setelah menikah. Apakah kalian salah satunya? Jika kamu tetap ingin punya anak, pastikan pasangan juga menginginkan hal sama denganmu. Jika dia tidak mau, jangan terlalu berharap pasangan mau berubah pikiran buatmu. Masih banyak orang di luar sana seperti kamu yang ingin memiliki anak juga.

6. “Apa Orang Tua Kamu Merestui Hubungan Kita?”

pexels-photo-236275via Pexels

Tidak hanya keseriusan pasangan yang kamu butuhkan, restu orang tua juga bisa melancarkan hubungan kalian. Restu orang tua memang tidak menjadi kunci utama suksesnya hubungan, tetapi bisa melancarkan hubungan apapun yang ingin kalian jalani bersama. Jika restu orang tua sulit didapatkan, cari tahu apakah ada jalan untuk mendapatkannya bersama pasangan.

7. “Apa Kamu Bisa Membahagiakan Diri Sendiri?”

bhe8rye_aqy-shelby-deetervia Unsplash

Yap, sebahagia apapun kamu dengan pasangan dan sebaliknya, hubungan tidak akan sukses kalau kalian belum bahagia dengan diri sendiri. Tanyakan pada pasangan apakah dia merasa bahagia dengan kondisi hidupnya saat ini, dan apa saja yang dia lakukan untuk tetap bahagia. Jika tidak, cari tahu apakah pasangan mau berusaha mengubah keadaannya tersebut dan apa yang bisa kamu lakukan untuk mendukungnya. Kalau ketidakbahagiaan pasangan ternyata merusak kebahagiaan kamu dan terus menyalahkanmu atas nasibnya yang buruk, jangan ragu untuk meninggalkan dia.

Share Your Thoughts