Saran Untuk Pria Yang Lagi PDKT

esnobar-romance-rejeitar-1496441328412_v2_956x500

Bukan rahasia umum kalau pria banyak yang kelabakan saat PDKT. Ketika wanita sudah gonta-ganti gandengan setiap minggu, pria masih sibuk menyusun strategi HANYA untuk mendekati satu wanita saja. Kebanyakan pria memang tidak cepat melakukan migrasi hati. Biasanya ada selang beberapa waktu kosong untuk berpindah dari satu wanita ke wanita lainnya.

Sebaliknya, wanita nyaris tidak punya waktu kosong karena mereka HAMPIR selalu didekati oleh pria setiap saat. Kalau tidak percaya, coba tanyakan ke teman wanita Anda. Dalam sehari, ada berapa banyak pria yang menghubunginya? Nah, sekarang bandingkan dengan Anda. Kira-kira ada berapa banyak wanita yang menghubungi Anda?

Jangan kaget jika pasangan Anda minta putus, eh tahu-tahu dia sudah cepat mendapatkan pengganti Anda. Sementara Anda masih menangisi kepergiannya, dia sudah sibuk membangun kebahagiaan dengan pria lain. Otak polos Anda pun bertanya-tanya: “Kok bisa? Kapan mereka saling PDKT? Kok cepet bener?”

Jelas ada yang salah di sini. Mengapa wanita tidak perlu capek-capek mendekati pria, sementara pria harus ngos-ngosan mengejar satu wanita?

Hunter and Gatherer

pria

Via Images.slideplayer.com

Sebagian besar pria hanya mendekati satu wanita di satu waktu. Kenapa? Ini dikarenakan pola pikir “berburu” yang bercokol dari zaman nenek moyang manusia hingga sekarang. Dalam “Cambridge Encyclopedia of Hunters and Gatherers” dijelaskan bahwa dari zaman dahulu, kaum pria selalu diposisikan menjadi pemburu, sementara kaum wanita memilih berdiam di tempat tinggal sambil mengumpulkan bahan makanan. [1]

Lama kelamaan hal itu menjadi kebiasaan. Di zaman modern, mereka tidak lagi memburu hewan untuk dijadikan makanan, tetapi memburu hal lain seperti uang, jabatan, dan tentu saja, wanita. Kebiasaan dari nenek moyang membuat pria hanya fokus mengejar satu mangsa saja dan mengabaikan mangsa yang lain. [2]

Jadi Anda sekarang tahu mengapa Anda (dan kebanyakan pria lainnya) hanya fokus mengejar satu wanita saja dan melupakan wanita lainnya. Anda pasti lebih banyak menghabiskan waktu untuk PDKT ketimbang pacaran. PDKT-nya berbulan-bulan, eh pacarannya seminggu doang. Habis itu bubar. Buang-buang waktu banget ‘kan?

Sementara itu, wanita sudah terbiasa dengan kebiasaan mengumpulkan sesuatu, jadi mereka tidak perlu capek-capek berburu seperti pria. Mereka punya banyak pilihan karena mereka adalah objek buruan pria. Selalu ada pria yang siap mengantar jemput mereka, menemani mereka jalan, dan mentraktir mereka makan enak.

Itu sebabnya mengapa wanita jauh lebih mudah berpindah hati daripada pria. Pilihan mereka ada banyak! Coba bandingkan dengan pilihan Anda yang hanya itu-itu doang. Kalau wanita buruan Anda menghilang atau tidak doyan dengan Anda, mau tidak mau Anda harus mengulang proses buruan dari awal!

Wajar saja kalau pria sulit PDKT ke wanita lain setelah mengalami kegagalan di-PDKT sebelumnya. Yang dilakukan kebanyakan pria adalah MENGEJAR. Kalau berhasil ya bagus. Kalau gagal ya dapat capek doang.

Jadi Gimana Dong Biar PDKT Berhasil?

Anda kini sudah tahu mengapa wanita lebih cepat dapat gandengan baru ketimbang pria. Wanita cenderung mengumpulkan mangsa, sementara pria lebih suka memburu mangsa. Wanita tidak perlu capek-capek mengejar gebetan karena mereka adalah pihak yang diinginkan.

Jadi kalau Anda ingin menambah persentase keberhasilan PDKT seperti wanita, maka Anda HARUS meniru cara wanita dalam menjaring gebetan. Ya, Anda harus mengumpulkan BANYAK gebetan seperti yang wanita lakukan!

Namun, karena Anda adalah pria, maka Anda mesti melakukan cara yang sedikit berbeda dengan wanita. Anda tidak bisa bersantai-santai di dalam rumah sambil berharap diajak jalan oleh banyak wanita. Anda bukanlah pihak yang diinginkan. Yang harus Anda lakukan sederhana saja: mulai detik ini, perbanyak jumlah gebetan Anda dalam satu waktu. Bila kemarin Anda hanya mendekati satu wanita saja, maka mulai hari ini Anda harus mendekati lima wanita sekaligus.

“Apa?! Jadi gue harus PDKT ke banyak wanita gitu?! Wah gak bisa gitu dong, Jet. Gue orangnya setia,” teriak Anda.

Content continue below...

Anda boleh menjadi orang yang setia. Namun, setia hanya ketika Anda SUDAH punya pasangan! Kalau Anda masih di tahap PDKT dan belum dianggap siapa-siapa, maka Anda tidak punya kewajiban untuk setia. Untuk apa setia dengan orang yang belum menjadi pasangan Anda? Kesetiaan Anda menjadi sia-sia. Lebih baik simpan kesetiaan itu untuk orang yang benar-benar sudah menjadi pasangan Anda.

Selama ini, wanita sering mengumpulkan koleksi teman pria yang nantinya diseleksi untuk menjadi pasangannya. Nah, Anda juga boleh mengoleksi teman wanita sebanyak-banyaknya dan seleksi siapa saja yang cocok menjadi pasangan Anda. Jangan khawatir dianggap tidak setia oleh teman wanita Anda! Mereka sudah melakukannya selama ribuan tahun sehingga hal itu sudah berjalan otomatis di benak mereka. [3]

pria

Setelah Anda mengoleksi banyak teman wanita, Anda jadi lebih mudah menyeleksi wanita mana saja sesuai dengan kriteria Anda. Coba Anda pikir: jika Anda hanya mengejar satu wanita dan ternyata wanita itu menolak, maka kemungkinan untuk mendapatkannya anjlok menjadi 0%. Namun, jika Anda mendekati 10 wanita, maka tidak masalah bila ada 1 wanita yang menolak Anda. Anda masih punya 9 wanita lain untuk diperjuangkan. Kemungkinan untuk mendapatkan yang lain masih tersisa 90%!

Selama proses mengoleksi teman wanita, Anda tidak perlu membawa-bawa cinta dan kesetiaan. Bagaimana mau mengumbar cinta dan kesetiaan kalau orang yang Anda incar belum menganggap Anda siapa-siapa? Lakukan PDKT secara wajar dan tidak berlebihan. Tidak masalah bila Anda ingin mengencani banyak wanita di hari yang sama, tetapi di jam berbeda. [4]

Ingat, yang ditebar wanita itu PESONA, bukannya CINTA. Kebanyakan pria jago banget ngomongin cinta tapi pesonanya amburadul. Bagaimana mau bikin wanita jatuh cinta kalau pesona Anda masih berantakan?

Hal ini sama seperti bekerja. Perusahaan dan karyawan wajib membuat ketertarikan dan saling butuh agar kontrak kerja terus berjalan. Tidak ada kantor yang menerima karyawan hanya bermodalkan kesetiaan dan cinta tulus dari hati. Anda harus memiliki pesona yang mampu membuat perusahaan tertarik dengan Anda.

Kalau dalam proses PDKT saja Anda sudah membawa-bawa cinta dan kesetiaan, Anda bisa kecapekan sendiri nanti. Masih mending kalau PDKT itu berhasil, bagaimana kalau gagal? Terpaksa Anda harus menelan cinta dan kesetiaan itu mentah-mentah.

Kesimpulannya: Anda harus koleksi dulu, baru diseleksi. Setelah itu, terserah Anda mau lanjut ke resepsi atau tidak. Bersenang-senanglah dengan teman-teman wanita Anda. Kalau ada salah satu dari mereka yang kecantol, ya boleh deh diresepsi.

Ingat, cinta dan kesetiaan memang bisa membuat wanita luluh hatinya. Tapi luluh doang. Kalau naksir mah soal lain.

Share Your Thoughts